Banyak dari kita yang sering mengalami nyeri leher, tapi hanya beberapa yang mengetahui hal yang harus dihindari saat nyeri di leher terjadi. Salah-salah, nyeri yang ada di leher malah bisa menjadi cacat permanen dan hal tersebut tidak akan menjadi hal yang baik. Jika pada suatu hari seseorang tiba-tiba mengalami nyeri di sekitar lehernya, ada baiknya mereka segera mendatangi terapis fisik agar para terapis tadi mampu meringankan rasa sakit yang ada dan meningkatkan ruang gerak serta mobilitas dari leher penderita nyeri tadi. Selain meningkatkan mobilitas leher, biasanya para terapis fisik ini akan memberi tahu penderita nyeri leher tentang apa yang bisa dilakukan untuk bisa kembali pada aktivitas harian mereka.nyeri leher

Saran: Hal yang Harus Dihindari Saat Nyeri di Leher dan Punggung

Terapis fisik biasanya akan memberi daftar tentang hal-hal yang harus dihindari ketika mulai terasa nyeri di daerah leher. Hal yang paling penting dalam penyembuhan nyeri leher ini adalah sang penderitalah yang harus menjadi aktif dalam penyembuhannya. Selain itu sang penderita harus berhenti melakukan beberapa hal yang mungkin menjadi sumber mengapa nyeri leher dapat terjadi atau hal-hal yang bisa menyebabkan kekhawatiran bahwa nyeri akan kembali menyerang.

Hal-hal yang harus dihindari tadi adalah:

Tidur menggunakan terlalu banyak bantal

Alasan yang sering menjadi penyebab munculnya nyeri pada bagian leher adalah karena seseorang tidur menggunakan lebih dari satu bantal. Hal ini akan menyebabkan kepala meregang ke depan dan meningkatkan stress pada persendian di sekitar leher.

Menunggu rasa sakitnya hilang

Ketika nyeri pada leher pertama kali muncul, tidak jarang orang-orang akan berpikir bahwa nyeri tersebut akan tiba-tiba hilang sama seperti kemunculannya yang tanpa pertanda apapun. Meskipun memang pada beberapa kesempatan hal ini benar, tetapi lebih baik jika penderita mendatangi terapis dan bertanya tentang apa yang bisa dilakukan untuk meringankan atau bahkan menghilangkan rasa sakit yang ada.

Menjadi pemalas

Salah satu cara yang paling efektif untuk menghindari nyeri pada leher adalah dengan secara rutin berolahraga, karena bahkan olahraga paling simpel sekalipun mampu menahan rasa sakit pada leher di titik minimum.

Membungkukkan badan ketika duduk atau berdiri

Salah satu masalah utama yang biasa menjadi penyebab terjadinya nyeri di bagian leher adalah postur duduk atau berdiri yang sangat buruk. Jika tiba-tiba nyeri mulai muncul, disarankan untuk segera mendatangi seorang terapis demi mengecek postur tubuh dan meminta saran tentang postur tubuh saat duduk maupun berdiri yang baik dan benar.

Kebiasaan berkirim pesan singkat (SMS)

Kebiasaan lain di era modern yang sering menyebabkan nyeri pada leher adalah kebiasaan mengirim pesan singkat menggunakan ponsel pintar atau tablet. Ketika seseorang melakukan ini, mereka akan terus melihat ke bawah dan menghasilkan stress yang hebat pada area sekitar leher. Untuk itu jangan terlalu sering berkirim pesan singkat atau SMS, apalagi dengan badan yang membungkuk.

Bergantung pada pengobatan pasif

Biasanya memang nyeri di leher terjadi karena masalah-masalah mekanis pada tubuh seperti persendian, dan biasanya beberapa kondisi serius memang menyebabkan nyeri di leher. Yang menjadi gawat adalah ketika seseorang mulai mengalami gangguan lainnya seperti keletihan, kelelahan, demam, hingga berkurangnya berat badan. Jika hal tersebut kembali, disarankan untuk pergi ke dokter dan tetap terapkan hal yang harus dihindari saat nyeri di leher.

tidur di lantai untuk obati nyeri punggung

Terapi Pengobatan Sederhana untuk Mengatasi Nyeri Leher dan Punggung.

Selain menghindari sejumlah hal yang sudah disebutkan di atas, Anda juga sebaiknya melakukan pengobatan sederhana yang bisa mengatasi nyeri di leher serta nyeri punggung, yaitu: tidur di lantai. Tidur di lantai maupun alas yang keras dapat sangat membantu pengobatan nyeri punggung serta nyeri leher. Kok bisa? Tidur di alas yang keras (misalnya lantai), dapat membuat tulang punggung dan leher berada dalam posisi yang lurus, dibandingkan tidur di kasur (terutama kasur pegas/springbed), yang membuat tulang punggung dan leher bengkok karena mengikuti berat tubuh.

Tidur di lantai dapat dengan cepat mengobati nyeri di punggung dan leher, biasanya dalam 2 – 3 hari. Selain dapat mengobati nyeri, tidur di alas keras juga sangat baik untuk terapi meluruskan tulang punggung, serta mencegah terjadinya pembungkukan (misalnya akibat penuaan). Tidur di alas keras juga sangat dianjurkan untuk diterapkan sejak kecil. Tidak heran jika di negara maju seperti Jepang, masyarakatnya masih menerapkan tradisi tidur di lantai.

Tips Tidur di Lantai Agar Nyaman dan Sehat:

Gunakan alas yang lembut, tapi tidak terlalu tebal.
Agar lebih nyaman, gunakan alas tidur yang lembut tapi tidak terlalu tebal. Misalnya: selimut atau bed cover. Dengan menggunakan alas seperti ini, alas tidur tetap keras, namun tetap memberikan rasa nyaman ketika tidur.

Jangan gunakan bantal.
Jangan gunakan bantal ketika tidur di lantai saat terapi nyeri punggung dan leher, agar tulang leher dan punggung benar-benar lurus. Sebagai gantinya, gunakan saja 1 lembar sarung yang dilipat, sebagai ganti bantal. Anda juga dapat menggunakan bantal berlubang, yang biasanya digunakan sebagai bantal bayi. Dengan bantal ini, selain dapat menahan posisi kepala, juga dapat membuat leher lebih nyaman tanpa harus mengubah posisi tulang leher.

Hindari tidur posisi miring jika tidak menggunakan bantal.
Tidur dalam posisi miring di lantai tidak dianjurkan jika tidak menggunakan bantal, karena dapat membuat leher tertekuk ke samping. Jadi, meski tidur tanpa bantal di lantai sangat baik untuk meluruskan tulang punggung dan leher, hindari tidur dalam posisi miring, ya! Gunakan bantal jika Anda lebih nyaman tidur dalam posisi miring/menyamping.

Rentangkan tangan ketika tidur.
Untuk terapi nyeri punggung bagian atas, Anda dapat melakukan hal ini, yaitu tidur dengan posisi telentang, lalu merentangkan kedua tangan ke samping. Tidurlah dengan posisi ini sejenak ketika Anda mulai tidur. Cara ini sangat efektif untuk merenggangkan otot-otot di punggung

Nah, itulah beberapa tips untuk menghilangkan nyeri punggung dan leher. Semoga membantu.

Jangan lewatkan artikel sebelumnya, yaitu cara alami mengobati migrain, serta cara mengobati rematik dan radang sendi. Selamat membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website