SHARE

Sabun dari bahan natural seperti sabun minyak zaitun, sabun minyak kelapa, dan sabun vco, kini semakin digemari oleh masyarakat kita. Hal itu tentunya tidak lepas dari khasiat dan manfaat sabun-sabun natural tersebut untuk kulit. Masyarakat pun semakin teredukasi, sehingga perlahan mulai meninggalkan produk-produk berbahan kimia untuk perawatan kulit.

Membuat sabun dari bahan nabati sebenarnya bisa Anda lakukan sendiri di rumah, karena bahan dasar yang dibutuhkan untuk membuat sabun sangat mudah didapatkan. Bahan utama untuk membuat sabun adalah minyak nabati. Salah satunya adalah vco atau virgin coconut oil. Kali ini kembali dalam rubrik bahan nabati, kita akan membahas bagaimana cara membuat sabun dari vco, secara lengkap dan tuntas. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda bisa mempraktekkannya di rumah. Selamat membaca!

Sabun Alami dari Minyak Nabati VCO.

cara membuat sabun dari minyak nabati vcoVCO atau virgin coconut oil adalah minyak nabati yang diperoleh dari olahan santan kelapa. Proses yang dilakukan untuk membuat vco ini adalah dengan memisahkan air, krim santan, serta minyak kelapa, melalui proses fermentasi. Cara membuat vco secara tuntas dapat Anda baca pada artikel sebelumnya: Cara Membuat VCO dan Minyak Kelapa.

Sabun yang dibuat dari minyak kelapa sangat bermanfaat untuk kulit, antara lain untuk memberikan nutrisi yang diperlukan kulit seperti vitamin E. Kulit yang ternutrisi dengan baik akan menjadi lebih sehat dan indah.

Cara Membuat Sabun dari VCO

Bahan-bahan

Ada 3 bahan utama yang diperlukan untuk membuat sabun alami, yaitu: lye, air suling, dan minyak nabati. Minyak nabati yang digunakan pada resep membuat sabun kali ini adalah campuran antara minyak sawit dan vco, serta 1 jenis minyak nabati lainnya, seperti minyak zaitun. Takarannya adalah sebagai berikut:

  • 29,51 g distilled water atau air suling.
    Air suling adalah air yang dimurnikan melalui proses distilasi atau penyulingan atau penguapan. Uap air diambil untuk menghilangkan berbagai mineral dan kotoran serta zat-zat lain yang terdapat di air.
  • 14,54 g lye.
    Lye adalah sebutan untuk sodium hidroksida, yaitu jenis garam (Na) yang merupakan bahan pengikat minyak dan air agar bisa menyatu dalam pembuatan sabun. Pada prosesnya, kandungan lye ini akan hilang secara kimiawi selama proses curing.
  • 30 g virgin coconut oil.
  • 50 g minyak sawit (palm oil).
  • 20 g minyak zaitun.

Takaran dapat Anda sesuaikan dengan jumlah dan ukuran sabun yang akan Anda buat. Takaran pada resep ini adalah untuk membuat sabun sekitar 140 gram. Untuk menghitung takaran sabun, Anda dapat menggunakan kalkulator sabun yang tersedia di internet.

Langkah pembuatan sabun Nabati.

Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatan sabun nabati dari vco dan minyak nabati zaitun:

  1. Pertama adalah mempersiapkan peralatan keamanan, seperti goggles (kaca mata pengaman), sarung tangan karet/silikon, serta masker pelindung pernafasan.
  2. Berikutnya adalah membuat air alkali, yaitu campuran air suling dan lye. Tambahkan sedikit demi sedikit lye ke dalam air, lalu aduk perlahan. Gunakan wadah stainless steel karena proses ini akan membuat suhu campuran meningkat. PERHATIAN: Jangan sentuh lye atau campuran air dan lye ini menggunakan tangan, jangan sampai tersentuh kulit, jangan sampai terpercik ke mata. Jangan pula menghirup uap yang keluar selama proses pencampuran ini, karena dapat menyebabkan iritasi, rasa terbakar di kulit, kebutaan jika terkena mata, hingga gangguan pernafasan.
  3. Campurkan 3 jenis minyak yang sudah disiapkan ke dalam satu wadah. Anda dapat menggunakan hand blender untuk mencampur minyak ini.
  4. Setelah minyak tercampur, tambahkan sedikit demi sedikit air alkali yang sudah dibuat pada langkah sebelumnya. Campur kembali hingga benar-benar rata, aduk terus hingga campuran mengental.
  5. Siapkan wadah untuk cetakan sabun, lalu tuangkan campuran yang sudah dibuat tadi ke dalam cetakan. Diamkan selama 8 – 24 jam.
  6. Setelah 8-24 jam campuran sudah cukup keras dan bisa dikeluarkan dari cetakan.
  7. Setelah dikeluarkan, diamkan selama minimal 3 minggu sebelum sabun bisa digunakan. Proses ini disebut proses curing, yaitu untuk menghilangkan kadar lye dalam sabun sehingga sabun bisa aman digunakan.

Pertanyaan yang Sering Muncul seputar Pembuatan Sabun:

Apakah penggunaan lye NaOH aman jika digunakan untuk sabun?

Lye atau Sodium Hidroksida (NaOH) sering juga disebut soda api, adalah bahan utama selain minyak yang digunakan dalam pembuatan sabun. NaOH digunakan untuk membuat sabun batang (padat) sementara KOH digunakan untuk pembuata sabun cair. Semua sabun yang dijual di pasaran hampir dipastikan menggunakan NaOH atau KOH ini, atau senyawa turunannya. Sabun PASTI dibuat menggunakan bahan ini.

Apakah penggunaan NaOH ini aman, padahal bisa menyebabkan kulit terbakar? Pada pembuatan sabun terdapat 1 proses yaitu proses curing, yaitu proses mendiamkan sabun selama setidaknya 3 minggu sebelum sabun benar-benar bisa digunakan. Selama proses curing ini, kadar NaOH di sabun akan berkurang dan hilang. Setelah proses ini berakhir, sabun sudah tidak mengandung NaOH lagi sehingga sabun aman digunakan, karena yang tersisa adalah bahan-bahan alaminya saja.

Bolehkah menambahkan fragrance atau parfum pada pembuatan sabun?

Penambahan fragrance/parfum serta pewarna boleh saja digunakan, namun gunakanlah parfum dan pewarna khusus untuk sabun mandi. Tidak semua parfum dan pewarna bisa cocok untuk pembuatan sabun, karena dapat mempengaruhi kualitas sabun serta bisa saja mempengaruhi khasiat dan pengaruhnya untuk kulit.

Pertimbangkan pula untuk menggunakan minyak esensial atau essential oil sebagai pengganti parfum. Selain alami, sejumlah minyak esensial memiliki khasiat yang baik untuk kulit. Hal ini tentunya juga bisa menambah khasiat sabun yang Anda buat.

Nah, selamat mencoba membuat sabun nabati sendiri di rumah! Selain menambah pengetahuan, membuat sabun juga sangat menyenangkan lho! Baca pula tulisan sebelumnya mengenai bahan nabati yang bisa digunakan sebagai pembersih.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.