SHARE

mencegah menopause

Manopause biasanya terjadi pada usia di atas 40 tahun. Namun, ada perempuan yang sudah maopause di bawah usia 40 tahun. Manopause yang datangnya lebih cepat dari biasanya disebut manopause dini. Manopause merupakan keadaan di mana seorang perempuan tidak mendapat haid lagi selama satu tahun berturut-turut. Masa manopause ditandai ole pra-manopause yang berupa haid mulai tidak teratur, kadang haid dan terkadang tidak.

Manopause terjadi pada usia 40-55 tahun. Untuk perempuan Indonesia, rata-rata manopause terjadi pada usia 48 tahun. Munculnya maopause dini membuat sebagian orang menjadi cemas. Hal ini terjadi sebab manopause dini menimbulkan berbagai keluhan, salah satunya kulit menjadi keriput dan menurunnya gairah seks. Tentunya itu sangat menganggu pikiran bagi seorang perempuan.

BERBAGAI PENYEBAB MANOPAUSE DINI

Apa saja penyebab sehingga terjadi manopause dini pada seorang perempuan.

  • Kerusakan indung telur, karena kerusakan itu membuat produksi hormon estrogen menurun sehingga haid menjadi tidak teratur dan lama-lama berhenti total. Indung telur rusak bisa disebabkan beberapa faktor, antara lain penyinaran pada kedua indung telur karena adanya tumor indung telur, pemberian obat kemoterapi dan penggunaan obat diet yang bekerja sentral sehingga merusak folikel indung telur.
  • Faktor genetik juga dianggap ikut andil dalam menyebabkan manopause lebih awal.
  • Menggunakan obat-obatan pelangsing yang tidak benar juga telah terbukti menimbulkan manopause karena merusak ovarium dan menghambat produksi hormon esterogen.

GEJALA MANOPAUSE DINI

  • Haid mulai berkurang.
  • Manopause ditandai oleh gejala haid mulai berkurang baik jumlah darah yang keluar maupun lama hari menstruasi. Haid yang mulai berkurang ini lama-lama akan tidak haid sama sekali.
  • Hot Flashes. Hot flashes atau sensasi panas terjadi karena perubahan hormonal yang menyebabkan pembuluh darah melebar dalam upaya untuk mendinginkan tubuh. Kebanyakan perempuan kulitnya menjadi memerah dan berkeringat. Denyut jantung juga meningkat.
  • Gangguan Tidur. Perempuan menjadi sering terbangun di malam hari karena berkeringat terlalu banyak. Keadaan itu membuat perempuan sulit tidur.
  • Gangguan Mood. Para peneliti memang belum bisa menyimpulkan gangguan mood ini. Namun sebagian menduga akibat perubahan kadar hormon. Gangguan mood itu membuat perempuan menjadi lebih sensitif.

TIPS UNTUK MENGHINDARI MANOPAUSE DINI

  • Menerapkan pola hidup sehat. Mencegah tentu lebih baik dari mengobati. Itulah sebabnya, cegahlah manopause dini dengan cara menerapkan pola hidup sehat. Dengan mengkomsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, tidak merokok dan minum minuman beralkohol.
  • Hindari makanan instan. Makanan cepat saji tidak mengandung gizi seimbang. Kandungan kolesterol tinggi dalam makanan itu akan menurunkan kebugaran. Bila kebugaran terus menurun, otomatis sistem di dalam tubuh terganggu, termasuk produksi hormone estrogen.
  • Perbanyak makanan mengandung fitoestrogen. Fitiestrogen bisa ditemukan pada buah-buahan seperti pepaya, bengkuang, the hijau, kacang kedelai. Zat itu juga bisa didapat dari biji-bijian gandum, wijen, biji bunga matahari dan kacang tunggak.
  • Lakukan olahraga teratur. Olahraga selain membuat tubuh segar, juga melancarkan peredaran darah, menguatkan tulang dan membantu produksi hormon. Pilih olahraga sesuai kesukaan, seperti senam, jogging atau lari pagi. Lakukan sesuai kemampuan.
  • Perbanyak mengkomsumsi buah dan sayur segar. Karena keduanya mengandung banyak serat yang baik untuk kesehatan.

Itulah beberapa tips cara mencegah manopause dini. Semoga artikelnya bermanfaat yah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here