Meningitis termasuk salah satu penyakit berbahaya. Bila penanganannya terlambat, bisa menyebabkan kecacatan mental menetap, kelumpuhan hingga kematian. Penyakit ini bisa dicegah dengan membiasakan hidup bersih dan menjaga stamina tetap fit. Meningitis merupakan peradangan yang terjadi pada selaput otak dan jaringan sarafdi sekitarnya. Penyebab penyakit ini bermcam-macam, seperti jamur, protozoa,virus dan bakteri. Untuk memastikan penyebab ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan cairan otak. Meningitis bisa juga terjadi karena adanya rambatan dari penyakit lain yang berdekatan dengan otak, seperti infeksi telinga yang menahun, gigi berlubang atau adanya cedera kepala. Kuman atau bakteri dari penyakit-penyakit itu dapat merambat menyebabkan timbulnya meningitis melalui sirkulasi darah.

Gejala Penyakit Meningitis.

Beberapa gejala yang bisa menandai seseorang terkena meningitis antara lain demam, nyeri kepala, kesadaran menurun dan kekakuan otot di daerah tengkuk. Sebagaian pasien juga ditandai gejala adanya perubahan tingkah laku, seperti merasa melihat atau mendengar sesuatu, suka marah-marah tanpa sebab yang jelas, dan berprilaku agresif. Pada beberapa kasus malahan sering terjadi perubahan perilaku yang dominan. Akibatnya pasien sering dianggap sakit jiwa. Menghadapi masalah ini perlu dipastikanapakah seseorang pasien memang menderita kelainan jiwa atau mengalami perubahan perilaku akibat meningitis.

Khusus untuk meningitis TBC, disertai adanya perlengketan saraf otak. Perlengketan itu mengakibatkan saraf otak lumpuh. Juga menekan saraf mata sehingga penglihatan terganggu. Meningitis bisa mengenai usia berapa saja. Hanya, yang memiliki resiko tinggi adalah anak-anak. Hal ini berkaitan dengan tingkat kebersihan pribadi. Anak-anak belum mampu menjaga kebersihan pribadinya secara maksimal. Meningitis yang menyerang orang dewasa lebih sering terjadi akibat kondisi imunitas menurun sehingga kuman mudah masuk ke selaput otak. Radang selaput otak pada anak perlu diwaspadai sebab gejalanya tidak jelas. Ini disebabkan anak tidak bisa mengutarakan keluhannya, sehingga sulit dideteksi  masalah yang sedang dialami. Karena gejalanya tidak jelas inilah barangkali yang menyebabkan penanganannya sering berlarut-larut.

Cara Mencegah Penyakit Meningitis.

Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Karena itu, serangan meningitis harus dicegah. Pencegahan bisa dilakukan dengan membiasakan hidup bersih, misalnya menjaga kebersihan baju, tempat tidur, lingkungan, makanan dan minuman. Tubuh juga harus selalu bugar dengan cara istirahat yang cukup dan mengkomsumsi makanan bergizi. Bila ada infeksi di gigi dan telinga harus segera diobati.

Cara Menangani Gejala Penyakit Meningitis.

  • Bila panas badan tak juga kunjung menurun setelahmendapat obat penurun panas, disertai sakit kepala hebat, sensitif terhadap cahaya, kesadaran menurun, tengkuk kaku, segera periksakan diri ke dokter, mungkin saja terserang penyakit meningitis.
  • Pilihlah tempat pengobatan yang tepat sebab penyakit pada anak tidak memberikan gejala yang jelas, sehingga ada kemungkinan penyakit tidak terdeteksi.
  • Biasakan hidup bersih, istirahat cukup dan mengkomsumsi makanan bergizi.
  • Mereka yang tinggal di pemukiman padat, asrama, kost atau lingkungan kesehatan yang buruk sangat baik bila melakukan vaksin meningitis.
  • Bila terjadi kontak langsung dengan penderita meningitis, disarankan berhati-hati sebab bisa saja menular.

Nah, jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami gejala tersebut selama 2-14 hari, maka sebaiknya segera  bawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan  sebelum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website