SHARE

menangani luka bakarLuka bakar adalah jenis luka yang sangat sering terjadi pada setiap orang. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti keteledoran dan kecelakaan saat melakukan suatu pekerjaan, terpapar sinar matahari, ataupun karena kecelakaan-kecelakaan yang tidak disengaja. Luka bakar ini tentu saja tidak bisa dibiarkan, karena luka bakar bisa membekas di kulit seumur hidup. Untuk itu, perlu penanganan yang tepat agar luka bakar bisa terobati dengan cepat, dan meminimalkan resiko terbentuknya bekas luka permanen.

Ada beberapa jenis luka bakar. Setiap jenis luka bakar ini membutuhkan cara penanganan yang berbeda. Untuk itu, kita harus tahu terlebih dahulu jenis dari penyebab luka bakar, agar bisa mengetahui cara dan teknik yang tepat untuk penanganannya.

Jenis-jenis Luka Bakar

Jenis-jenis luka bakar yang harus kita kenali serta tingkat keparahan luka bakar juga, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  1. Luka bakar api, luka bakar yang sering kita alami merupakan jenis luka yang disebabkan adanya interaksi negatif antara bagian tubuh dengan api atau pun benda pandat yang bersifat panas seperti panci panas maupun ketika bersentuhan dengan setrika yang selesai digunakan (dalam keadaan panas). Hal tersebut juga, tergantung pada tinggi atau tidaknya tingkat panas yang dihasilkan.
  2. Luka bakar listrik, jenis luka yang disebabkan adanya interaksi dengan aliran listrik seperti aliran listrik dari tegangan listrik bangunan. Namun yang paling berbahaya yaitu tegangan listrik yang besekala tinggi seperti petir yang dapat mengakibatkan kematian tidak hanya luka bakar saja.
  3. Luka bakar air panas, luka bakar yang sering di alami yang disebabkan minyak goreng yang panas, air panas dan cairan yang bersifat panas, berintraksi ataupun berkontak langsung dengan bagian dari tubuh kita. Tingkat parahnya luka bakar yang disebabkan oleh cairan panas tergantung pada kekentalan suatu bahan cair tersebut.
  4. Luka bakar radiasi, jenis luka bakar yang ke empat ini dapat diakibatkan oleh adanya interaksi bagian tubuh dengan radiasi sinar atau gelombang yang bersifat panas, yaitu sinar matahari atau dari alat-alat yang mempunyai radiasi tinggi seperti halnya alat kedokteran untuk terapi kaker. Jika sinar yang beradiasi ini digunakan dengan baik, maka tidak akan terjadi luka bakar yang serius, namun sebaliknya akan bersifat positif untuk tubuh.
  5. Luka bakar kimia, jenis luka bakar yang disebabkan adanya kontak tubuh dengan bahan-bahan zat kimia yang bersifat keras, seperti basa keras dan asam keras. Biasanya, hal ini dapat terjadi pada saat berada di laboratorium.

Jenis Luka Bakar Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Selain jenis-jenis dari luka bakar, yang perlu kita ketahui yaitu tingkat parahnya luka bakar berdasarkan efek yang timbul, yaitu:

  • Luka bakar pada tingkat pertama; luka bakar di tingkat ini, hanya bagian lapisan kulit ari atau lapisan kulit terluar yang terkena. Tingkatan ini, luka bakar tidak mengakibatkan lecet atau bekas luka yang serius. Biasanya, ditandai dengan warna kulit yang tampak kemerahan dan sedikit terasa nyeri.
  • Luka bakar tingkat kedua; ditandai dengan kulit yang melepuh dan berbekas. Biasanya, kulit yang terkena oleh setrika, kenalpot motor ataupun air mendidih. Sehingga, mengenai pada lapisan kulit ari dan lapisan kulit jangat yang berada di bawahnya.
  • Luka bakar tingkat ketiga; terkena kulit pada jaringan lemak, hingga ke otot dan tulang. Sehingga terjadi kerusakan jaringan permanen dan hilangnya fungsi ujung saraf dan pembuluh darah.

Cara Mengatasi Luka Bakar

Mengatasi luka bakar bisa dilakukan dengan beberapa langkah, seperti yang diuraikan sebagai berikut:

Step pertama

Jika bagian dari tubuh Anda terkena luka bakar oleh air panas dan minyak goreng panas, maka basahi bagian luka yang terkena dengan menggunakan air yang mengalir (tidak untuk air dingin atau air es) selama 25-30 menit agar kulit mendingin. Hindari memakai pasta gigi, karena bisa menyebabkan panas berlebihan dan infeksi.

Step kedua

Membersihkan luka dan mengkompres luka dengan air hangat yang telah dicampur dengan Bethadine atau Rivanol dan NaCl sebagai obat kompres.

Step ketiga

Mengobati luka, bisa menggunakan salep antibiotik dengan rutin. Jika luka bakar yang dialami cukup parah, Anda harus segera ke rumah sakit atau dokter terdekat. Hindari kontak dengan debu.

Step keempat

Menghilangkan bekas luka, bisa dengan cara yang tradisional yaitu mengoleskan bekas luka bakar dengan gilingan kunyit dan daun kayu api, bisa juga dengan parutan kentang, parutan mentimun, dengan bawang putih atau madu. Karena sifatnya yang menutrisi jaringan kulit serta dapat mendinginkan bekas luka bakar.

Tips Tambahan

Gilingan kunyit dengan daun kayu api, merupakan cara yang paling cepat dan ampuh untuk menghilangkan bekas luka. Dijamin tidak akan ada bekas lagi terlihat.

Nah, demikianlah beberapa informasi seputar luka bakar, tips serta cara mengatasi luka bakar secara tepat. Semoga dapat bermanfaat buat Anda dan orang-orang tercinta. Apabila ada pertanyaan, tuliskan di kolom komentar yang tersedia di bawah tulisan ini.

Selamat melanjutkan aktivitas.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.