Membuat Bedak Bayi dari Pati dan KaolinMerawat bayi tidak boleh sembarangan, termasuk dalam pemilihan bahan perawatan bayi seperti bedak, pewangi, minyak rambut, baby oil, minyak telon, dan sebagainya. Pemilihan produk-produk perawatan bayi tersebut harus ekstra hati-hati, karena sensitifitas bayi yang biasanya cukup tinggi. Pada sejumlah negara maju, terutama pada kalangan masyarakat yang sadar pada kesehatan, penggunaan produk perawatan bayi yang beredar di pasaran sudah mulai dikurangi. Trend yang mulai meningkat adalah para orang tua sudah mulai menggunakan bahan alami untuk perawatan bayinya.

Bagaimana dengan bedak bayi, apakah bisa kita menggunakan bahan alami untuk membuatnya? Tentu saja bisa. Bedak bayi bisa kita buat sendiri menggunakan bahan alami. Selain lebih aman dan nyaman untuk bayi, juga membiasakan bayi sejak dini untuk menghindari penggunaan produk-produk kimiawi.

panduan perawatan bayi

Anda tertarik membuat bedak bayi dari bahan alami? Pada artikel kali ini BerbagiSolusi.com akan berbagi tips cara membuat bedak bayi menggunakan kaolin dan ararut. Disimak langkah-langkahnya, ya!

Cara Membuat Bedak Bayi dari Bahan Alami

Bahan-bahan

Bahan yang harus disiapkan, antara lain:

  • Kaolin.
    Kaolin atau biasa juga disebut kaolin clay, adalah mineral alam yang tekturnya sangat halus. Kaolin merupakan mineral yang serba guna, banyak digunakan pada pembuatan bedak dan kosmetik. Tekturnya yang sangat halus, serta sifatnya yang netral, sehingga aman digunakan untuk kulit, termasuk untuk kulit bayi. Kaolin bisa didapatkan pada toko bahan-bahan industri.
  • Pati Ararut (Garut/Lerut).
    Ararut merupakan tanaman rimpang atau umbi-umbian. Banyak terdapat di daerah Garut dan sejumlah wilayah di Jawa Barat. Ararut biasa dimanfaatkan untuk diambil patinya, dan digunakan sebagai alternatif pengganti terigu dan karbohidrat lainnya.
  • Minyak Esensial Lavender.
    Bahan berikutnya yang perlu disiapkan adalah minyak esensial (essential oil) bunga lavender. Minyak esensial lavender dipilih karena aroma wanginya tidak menyengat. Selain itu, dapat berguna untuk menangkal nyamuk.

Langkah pembuatan bedak bayi.

Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam membuat bedak bayi dari bahan alami:

  1. Siapkan bahan-bahan dalam takaran yang pas, yaitu:
    • 3 tetes minyak esensial lavender
    • 2 sendok makan kaolin
    • 2 sendok makan pati ararut
  2. Gunakan sendok bersih untuk mencampurkan kaolin dan pati ararut. Aduk perlahan. Anda juga dapat menggunakan blender bumbu (blender kering) untuk mencampurkan bahan dengan sempurna.
  3. Teteskan esensial oil. Aduk kembali. Tekan-tekan menggunakan dasar sendok agar minyak esensial bisa tercampur dengan sempurna.
  4. Gunakan wadah berpenutup untuk menyimpan bedak yang sudah dibuat. Ada juga dapat menggunakan wadah bekas bedak bayi untuk menyimpan bedak yang sudah dibuat, atau bahkan menggunakan wadah merica bubuk yang sudah dibersihkan (hehehe).

Cara Menggunakan Bedak.

Penggunaan bedak untuk bayi sebaiknya ditaburkan di tangan terlebih dahulu. Dapat juga ditaburkan pada wadah bedak bayi dan spons. Jangan langsung ditaburkan di tubuh bayi, karena partikel bedak yang sangat halus dapat terhirup oleh bayi.

Alternatif Bahan yang Bisa Digunakan untuk Bedak Bayi.

Apabila kesulitan menemukan bahan-bahan di atas, bahan-bahan berikut ini bisa digunakan sebagai alternatif, yaitu:

Bentonite.
Mineral bentonite mirip dengan kaolin, dengan tekstur yang juga sangat halus. Bentonite lebih mudah ditemukan pada toko industri, karena penggunaannya yang lebih banyak pada dunia industri.

Pati Bengkoang.
Apabila kesulitan mendapatkan pati ararut, Anda dapat juga menggunakan pati bengkoang sebagai alternatif. Pati bengkoang lebih mudah ditemukan, selain itu juga membuat pati bengkoang dapat dilakukan sendiri di rumah.

Bubuk Bunga.
Apabila sulit menemukan esensial oil lavender, Anda dapat menggunakan bunga lavender atau bunga lainnya yang sudah dikeringkan lalu dihaluskan, sebagai pengganti minyak esensial.

Nah, membuat bedak bayi dari bahan-bahan alami ternyata sangat mudah, kan? Saatnya Anda mencoba membuatnya di rumah. Baca pula panduan lengkap perawatan bayi, yang ditulis oleh dokter yang bergelut di dunia perawatan anak. Semoga bermanfaat, dan titip salam untuk bayi Anda di rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website