SHARE

Sabun untuk mandi dan membersihkan kulit bisa Anda buat sendiri di rumah, meski pembuatannya tidak tergolong mudah, serta membutuhkan waktu yang lama, bahkan hingga berminggu-minggu. Bahan yang digunakan bisa dari bahan apa saja, tergantung khasiat yang ingin didapatkan. Namun yang paling perlu adalah bahan lye atau sodium hidroksida, yang merupakan bahan utama pembuatan sabun. Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat sabun menggunakan susu dan oatmeal.

Khasiat Susu dan Oat (Oatmeal) untuk Kulit

Susu sudah tidak diragukan lagi memiliki khasiat yang sangat baik, tidak hanya untuk kesehatan tubuh, tapi juga untuk kulit. Susu dapat membuat kulit terhindar dari masalah kekeringan, karena mengandung lemak alami. Selain itu, susu juga dapat membantu membuat kulit tampak lebih cerah. Tentunya sangat baik bagi orang-orang yang ingin memiliki kulit putih bersinar. Semua jenis susu murni bisa digunakan untuk membuat sabun. Namun demikian, jenis susu yang paling sering digunakan adalah susu kambing atau susu sapi, karena memiliki tingkat kandungan lemak paling sedikit dibandingkan susu domba dan banteng. Hal ini akan lebih memudahkan dalam pembuatan sabun, karena membutuhkan lebih sedikit sodium hidroksida.

Sementara itu, oat (oatmeal) dalam bentuk serbuk dapat menjadi scrub alami untuk kulit. Selain itu, oatmeal juga berkhasiat untuk:

  • melawan jerawat,
  • mencerahkan kulit,
  • pelembab alami kulit,
  • mengurangi rasa gatal di kulit,
  • perawatan gangguan eksim di kulit, dan
  • melindungi kulit.

Cara Membuat Sabun Mandi dari Susu Kambing dan Oatmeal

resep sabun mandi dari susu

Nah, setelah mengetahui khasiat susu dan oat, saatnya untuk mengetahui cara pembuatan sabun dari susu dan oat ini. Berikut ini adalah cara pembuatan sabun yang perlu Anda ketahui:

Siapkan Bahan yang Diperlukan:

  • 12 ons coconut oil (minyak kelapa),
  • 15 ons minyak zaitun,
  • 13 ons jenis minyak lainnya, seperti minyak almond.
  • 13 ons susu kambing atau susu sapi,
  • 6 ons sodium hidroksida (lye),
  • minyak esensial,
  • oatmeal secukupnya.

Langkah membuat:

  1. Tempatkan susu pada kantong plastik, lalu simpan di freezer. Susu harus dibekukan selama 1 hari.
  2. Gunakan wadah (A) berupa mangkok lebar tahan panas, misalnya mangkok stainless steel. Jangan gunakan wadah plastik! Lalu, tempatkan wadah ini di dalam wadah (B) yang lebih besar lagi. Isi wadah yang paling besar ini dengan air dingin, dan tambahkan es batu sebanyak-banyaknya. Air di wadah yang besar ini harus sangat dingin.
  3. Tempatkan susu yang sudah membeku di dalam wadah (A).
  4. Lalu secara perlahan, tuangkan sodium hidroksida ke dalam wadah (A). Jangan sampai terkena kulit, karena dapat menyebabkan luka bakar. Gunakan pelindung lainnya, seperti masker ataupun kaca mata (goggle), untuk menjamin keamanan.
  5. Gunakan alat dari stainless steel untuk mencampurkan susu dan sodium hidroksida. Tekan-tekan hingga kedua bahan tercampur dengan sempurna. Saat melakukan langkah ini, pastikan air di wadah (B) tetap dingin. Tambahkan es batu pada wadah (B) agar menjamin suhu air tetap dingin. Pada langkah ini juga kemungkinan susu akan berubah warna menjadi jingga hingga cokelat terang. Hal ini normal. Begitu pun dengan munculnya aroma yang kurang sedap. Tapi apabila warna menjadi cokelat gelap, maka langkah ini harus diulang.
  6. Campurkan minyak kelapa dan minyak zaitun, lalu hangatkan hingga suhu sekitar 40 – 50 derajat Celcius.
  7. Campurkan secara perlahan minyak yang sudah dihangatkan ke dalam campuran susu dan sodium hidroksida. Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur rata.
  8. Tambahkan oatmeal lalu aduk kembali.
  9. Tambahkan pula minyak esensial untuk menambah aroma sabun yang dibuat.
  10. Siapkan wadah lebar (misalnya nampan lebar yang terbuat dari stainless steel) untuk mengeringkan sabun, lalu tuang campuran yang sudah dibuat ke dalam wadah ini. Diamkan dalam suhu ruang selama 24 jam.
  11. Setelah 24 jam, lakukan pemotongan sabun. Lakukan seperti melakukan pemotongan pada pudding.
  12. Setelah sabun dipotong-potong, diamkan kembali selama 3 hingga 4 minggu, agar sabun benar-benar kering dan siap digunakan. Untuk mengetahui apakah sabun sudah siap digunakan atau belum, periksa tingkat keasaman pH sabun. Tingkat pH yang disarankan adalah 8 – 10. Apabila tingkat pH ini belum dicapai, maka sabun belum bisa digunakan. Tunggu hingga kadar pH ini tercapai.

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pembuatan Sabun.

Sodium hidroksida merupakan bahan kimia hasil turunan dari garam. Saat pembuatan sabun, hati-hati dalam menangani bahan ini, karena dapat menimbulkan luka bakar di kulit. Gunakan selalu pelindung, seperti kaos tangan, masker, dan goggles (kaca mata industri). Siapkan pula cuka sebelum mulai bekerja dengan sodium hidroksida. Cuka dapat digunakan sebagai pertolongan pertama apabila sodium hidroksida terkena kulit atau bagian tubuh, karena dapat bekerja menetralisir efek luka bakar yang diakibatkan oleh bahan ini.

Mungkin perlu beberapa kali percobaan hingga sabun yang dihasilkan menjadi benar-benar sempurna. Semakin sering mencoba, maka semakin banyak pengalaman dalam pembuatan sabun ini. Jadi, selamat mencoba resep membuat sabun dari susu dan oatmeal ini, ya! Resep membuat sabun mandi ini tidak hanya cocok untuk penggunaan pada skala rumahan, tapi juga dapat digunakan untuk skala industri. Tuliskan komentar dan pengalaman Anda pada kolom yang tersedia di bawah!

2 COMMENTS

  1. bagus banget nih buat caoba …tapi klo berbagi solusi bisa mengadakan kursusnya saya mau banget ikut kebetulan saya ada punya peternakan kambing jd bisa dimanfaatkan susunya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here