SHARE

masalah ketiak dan bau badanMasalah dan perawatan daerah ketiak mungkin jarang dibahas, dan tidak sepopuler pembahasan mengenai masalah kecantikan kulit dan wajah. Meski demikian, bukan berarti masalah ketiak bisa disepelekan begitu saja. Perawatan ketiak harus juga diketahui, karena area ini sangat penting dalam mendukung kenyamanan dan penampilan Anda. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan keringat, bau badan, dan bagaimana cara memilih deodoran yang tepat untuk Anda.

Pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara yang benar merawat ketiak Anda, serta bagaimana cara memilih deodoran yang tepat dan sesuai untuk setiap jenis kulit dan kebutuhan. Disimak, yuk!

Masalah Keringat dan Penyebab Bau Badan.

Keringat mungkin bisa membuat Anda merasa tidak nyaman, serta dapat mengganggu penampilan Anda, bahkan menciptakan bau badan yang akan meruntuhkan kepercayaan diri Anda seketika. Namun, secara alamiah keringat sangat membantu tubuh dan kulit dalam menjaga dan menstabilkan suhu tubuh. Keringat juga berperan mengeluarkan sampah hasil dari metabolisme tubuh, sehingga sangat membantu dalam proses detoxifikasi atau pengeluaran racun dari tubuh. Hmm, sangat bermanfaat, bukan?

Nah, karena berbagai manfaat itulah, tidak selamanya keringat itu perlu dihindari hanya karena Anda ingin menghindari bau badan. Sebagian besar kandungan keringat adalah air, sejumlah kecil mineral, serta beberapa sisa metabolisme yang dikeluarkan oleh tubuh. Penyebab bau badan sendiri, adalah bakteri yang menempel di kulit. Bakteri tersebut apabila bercampur dengan keringat, akan menciptakan bau badan yang mungkin dapat mengganggu Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Jadi, masalahnya bukan pada keringat, melainkan bakteri yang hidup dan menempel di kulit Anda.

Bagaimana cara mengatasi bau badan tersebut? Cara pertama untuk mengatasi bau badan adalah dengan rajin dan rutin membersihkan badan, terutama pada area ketiak. Bersihkan badan secara rutin dan sering, se-sering yang dibutuhkan. Mandi secara rutin haruslah menjadi solusi pertama yang harus Anda ambil untuk mencegah dan mengatasi bau badan. Dengan rutin membersihkan badan, bakteri tidak dapat hidup berlama-lama di kulit.

Penyebab bau badan lainnya selain bakteri adalah jenis diet, atau pola makanan yang Anda lakukan sehari-hari, serta sejumlah kondisi kesehatan tubuh dan hormonal.

Solusi lainnya adalah dengan menggunakan deodoran. Bagaimana cara memilih deodoran yang baik? Baca terus, yaa..

Pilih Deodoran atau Antiperspirant?

Antiperspirant dan deodoran adalah cara yang paling populer dan umum digunakan untuk mencegah dan mengatasi bau badan. Yang mana yang lebih tepat untuk mengatasi bau badan tak sedap?

batu tawas antiperspiranAntiperspirant biasanya mengandung bahan sejenis alumunium dari batu tawas (alum) sebagai bahan aktifnya, yang mampu mengatasi keringat dengan cara menyumbat kelenjar keringat. Meskipun dengan cara ini sepertinya masalah keringat bisa teratasi, namun sebenarnya kurang baik untuk kesehatan, karena menyumbat kelenjar keringat dan mencegah keringat keluar sama juga dengan menghalangi proses keluarnya racun dari tubuh. Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa alumunium bisa mengendap di jaringan payudara. Penelitian yang sama juga menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan antiperspirant berbahan alumunium di area sekitar ketiak, dengan kanker payudara.

Deodoran memberikan solusi alternatif yang lebih sehat dan tidak berbahaya. Deodoran bekerja bukan dengan menghalangi keluarnya keringat, melainkan dengan mengatasi kuman/bakteri penyebab bau badan. Walaupun, di pasaran saat ini juga beredar deodoran yang mengandung bahan yang masih dipertanyakan keamanannya, seperti parabens dan sejumlah wewangian sintetik.

Memilih Deodoran yang Aman?

deodoran yang amanDeodoran yang alami dan sangat aman saat ini adalah krim deodoran. Umumnya, krim deodoran ini bubuk herbal (vegetable powders) serta clay untuk menyerap keringat. Deodoran jenis ini juga mengandung wewangian alami non-sintetik dari minyak esensial, seperti minyak esensial lavender. Pilihan deodoran yang menyerap keringat biasanya lebih baik dan lebih sehat dibandingkan antiperspiran yang menyubat kelenjar keringat, karena membuat kelenjar keringat tetap bekerja secara normal untuk mengeluarkan kotoran dan racun dari dalam tubuh.

Dalam memilih deodoran, sebaiknya perhatikan bahan aktif yang digunakan. Cermatlah membaca keterangan menganai kandungan bahan deodoran yang Anda beli. Pastikan pula, deodoran yang Anda beli sudah memenuhi regulasi pemerintah mengenai keamanan produk.

Selamat memilih deodoran yang aman untuk mengatasi bau badan tak sedap. Tetap cantik, dan tetap sehat. :)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here