Jika sejak anak mengenal makanan padatnya pada usia sembilan bulan maka Anda akan terus mengenakan berbagai variasi makanan, baik rasa mau pun teksturnya. Maka pada usia 4 sampai 6 tahun diharapkan anak sudah memiliki perbendaharaan rasa dan tekstur makanan yang cukup kaya. Dengan demikian akan lebih mudah bagi Anda untuk terus mengenalkan berbagai variasi makanan kepada anak. Apalagi anak-anak usia 4-6 tahun masih sangat senang bereksplorasi. Karenanya agar makanan bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan baginya, Anda terus mengajaknya untuk mengeksplorasi berbagai rasa dan tekstur makanan-makanan yang bervariasi dan baru baginya.

Di samping itu, mengkomsumsi makanan-makanan yang bervariasi juga banyak manfaatnya bagi anak. Antara lain, anak akan terhindar dari rasa bosan karena harus mengkomsumsi makanan yang itu-itu saja. Ia pun akan terhindar dari kekurangan gizi. Ini karena kalau anak tidak menyukai satu makanan jenis tertentu yang mengandung zat-zat gizi tertentu maka zat-zat gizi tersebut bisa didapatkannya dari makanan-makanan jenis lainnya. Lalu bagaimana cara mengenalkan rasa dan tekstur makanan kepada anak? Pada artikel kali ini berbagisolusi.com akan berbagi tipsnya. Simak yah!

Tips Mengenalkan Rasa dan Tekstur Makanan pada Anak

tips mengenalkan rasa dan tekstur makanan pada anak

Berikut ini tips mengenalkan rasa tekstur makanan kepada anak :

  • Lakukan pengeksplorasian rasa dan tekstur makanan ini menjadi suatu petualangan yang menyenangkan bagi anak.
  • Dorong anak untuk mau mencicipi makanan-makanan baru dari berbagai daerah kita, misalnya rasa asam bisa dipelajari¬† dari kuah pempek dari Palembang. Rasa manis bisa dipelajarinya dari gudeg Yogyakarta. Rasa pedas dengan aroma kunyit dan kemangi bisa dipelajarinya dari udang woku Manado.
  • Untuk mempelajari tekstur makanan, berikan sevariatif mungkin makanan kepada anak, mulai dari sup bening, cream soup, bubur, nasi sampai roti panggang juga daging. Dari makanan-makanan ini anak bisa belajar tekstur makanan dari yang lembut sampai yang keras.

Tetapi harus diingat, jangan lupa bahwa anak sedang dalam proses belajar. Ia hanya sedang mencicipi, jadi jangan paksa dia untuk menghabiskan makanannya. Apalagi sampai membuat suasana jadi tidak menyenangkan bagi anak juga bagi Anda. Karena tujuan utama dari kegiatan makan ini adalah untuk memperkaya perbendaharaan rasa dan tekstur makanannya. Itulah beberapa tips mengenalkan rasa dan tekstur makanan kepada anak. Semoga artikelnya bermanfaat yah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website