SHARE

rambut wanita berjilbabHari ini, jilbab bukan hanya menjadi penutup aurat, tetapi sudah menjadi style dan fashion. Hal ini terlihat semakin banyaknya kaum ibu dan remaja putri mengenakan jilbab dan semakin seringnya jilbab-jilbab gaya baru bermunculan. Namun, trend positif ini diikuti sedikit kekhawatiran bagi jilbaber-jilbaber. Mereka khawatir rambut akan menjadi kusam, berbau, rontok saat disisir atau kulit kepala terasa gatal-gatal.

Perawatan rambut berjilbab  sedikit berbeda dengan rambut yang  tidak  ditutup , karena itu supaya tetap sehat, rambut yang tertutup jilbab harus selalu dirawat.  Berikut 7 tips perawatan rambut agar tetap sehat, khususnya bagi mereka yang berjilbab.

8 Tips Merawat Rambut  bagi Wanita Berjilbab

Jaga kebersihan rambut dan kulit kepala.

Kondisi rambut yang senantiasa tertutup biasanya rentan rontok, karena kepanasan. Keramas secara teratur, minimal dua-tiga kali seminggu.. dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Pilih produk rambut -sampo, conditioner, masker, serum- yang sesuai dengan jenis rambut serta kebutuhan Anda. Shampo yang terbuat dari lidah buaya sangat cocok untuk menyuburkan rambut dan mengatasi kerontokan. Jangan lupa juga tuk selalu menggunakan kondisioner sehabis keramas agar rambut tetap lembut, harum dan kuat

Jangan lupa merapikan rambut dengan sisir sebelum dan sesudah mengenakan jilbab.

Sisir yang bergigi jarang, sangat bagus untuk  mengurangi kerontokan.  Gunakan juga sisir yang ukuran gigi-giginya lebih besar sehingga tidak menyebabkan akar rambut terluka. Apalagi jika rambut dalam keadaan basah. Pilihlah sisir yang berbentuk sikat sehingga sekaligus membantu memijit kulit kepala. Hindari menyisir dari garis belahan rambut karena awal kerontokan bisa bermula dari garis belahan rambut.

Pilih jilbab dengan warna lembut.

Jilbab berwarna lembut karena dapat memberi efek sejuk ke kulit kepala sehingga folikel rambut tidak terhambat dalam pertumbuhan rambut.

Gunakan Masker untuk rambut.

Gunakan masker dan hair tonic agar rambut menjadi kuat dan terhindar dari ketombe. Masker ini bisa Anda gunakan seminggu sekali

Memilih waktu yang tepat untuk mengenakan jilbab.

Saat menggunakan jilbab, rambut harus benar-benar kering. Rambut yang basah atau lembab sangat rentan rontok, memicu timbulnya ketombe dan bau tak sedap. Biarkanlah kering dengan sendirinya, atau dengan hair dryer bertemperatur rendah.

Memilih model rambut yang praktis.

Pilihlah model rambut yang praktis sehingga mudah dalam perawatan. Jangan mengikat rambut dengan bahan yang tidak elastic karena bias mengakibatkan batang rambut terluka.

Perhatikan cara mengikat rambut.

Jika rambut Anda panjang, gelung atau ikat dalam kondisi renggang dan pilih ikat rambut yang lembut. Hindari jepitan besi atau karet gelang karena bisa menyebabkan kerusakan rambut akibat pergesekan dengan bahan tersebut. Mengikatnya terlalu kuat juga bisa menimbulkan rasa pusing di kepala.

Memilih bahan jilbab yang pas.

Pilihlah jilbab yang berbahan katun atau kaus, karena pori-porinya bisa melancarkan sirkulasi udara, bisa menyerap keringat dan adem. Kenakan model jilbab yang praktis. Model jilbab tumpuk membuat kulit kepala berkeringat dan memicu ketombe.

Demikian 8 tips perawatan rambut sehat untuk wanita berjilbab. Semoga kekhawatiran para jilbaber saat mengenakan jilbab bisa teratasi.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here